Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
banner 728x250
Berita

BEM Universitas Nusa Mandiri Gelar LDKM, Cetak Agen Perubahan Berkarakter Responsif dan Adaptif

20
×

BEM Universitas Nusa Mandiri Gelar LDKM, Cetak Agen Perubahan Berkarakter Responsif dan Adaptif

Sebarkan artikel ini

Jakarta — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri( BEM UNM ) menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) sebagai langkah strategis dalam mencetak generasi pemimpin muda yang berintegritas, visioner, dan berdaya saing. Mengusung tema “Menjadi Agen Perubahan: Membentuk Karakter Pemimpin yang Responsif, Kreatif, Jiwa Adaptif, dan Berdampak”, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen universitas dalam penguatan karakter dan kapasitas kepemimpinan mahasiswa. Minggu ( 11/01/2026 ).

Kegiatan LDKM yang diselenggarakan oleh Universitas Nusa Mandiri ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan. Selama pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan materi kepemimpinan dasar, penguatan karakter, manajemen organisasi, serta pengembangan soft skill yang relevan dengan tantangan akademik dan sosial di era modern.

Presiden Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri, Albarzanji, menegaskan bahwa LDKM merupakan wadah strategis dalam membentuk mahasiswa sebagai agen perubahan.
“LDKM ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai agen perubahan. Kami ingin melahirkan pemimpin yang responsif terhadap persoalan kampus dan masyarakat, kreatif dalam bertindak, serta mampu memberikan dampak nyata,” ujarnya.

Ketua Pelaksana LDKM, Nasya, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang secara sistematis agar peserta mampu memahami sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai kepemimpinan.
“Melalui LDKM bertema Menjadi Agen Perubahan, kami berupaya membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa yang adaptif dan berdaya saing. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada praktik kepemimpinan melalui diskusi dan simulasi,” jelasnya.

Melalui rangkaian diskusi interaktif, simulasi kepemimpinan, dan kerja kelompok, peserta diajak untuk menumbuhkan jiwa adaptif dan sikap kepemimpinan yang responsif terhadap perubahan. Kepemimpinan yang berorientasi pada dampak menjadi salah satu nilai utama yang ditekankan dalam kegiatan ini.

Salah satu peserta LDKM, Fikiy, mengaku mendapatkan pengalaman dan wawasan baru selama mengikuti kegiatan tersebut.
“LDKM ini memberikan banyak pelajaran berharga bagi saya. Kegiatannya melatih kami untuk berpikir kritis, bekerja sama, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang bertanggung jawab serta berdampak positif,” ungkapnya.

Melalui pelaksanaan LDKM ini, Universitas Nusa Mandiri berharap dapat melahirkan pemimpin mahasiswa yang berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta mampu berkontribusi nyata bagi kampus dan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *