Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
banner 728x250
Berita

KH Hambali Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharram Momentum Hijrah Kebangsaan

54
×

KH Hambali Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharram Momentum Hijrah Kebangsaan

Sebarkan artikel ini
KH Hambali Ajak Masyarakat Jadikan 1 Muharram Momentum Hijrah Kebangsaan

Suarapemuda.id, Bekasi – Pimpinan Pondok Pesantren Hidayatussalam Bekasi, KH Hambali, mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sebagai sarana hijrah kebangsaan dengan memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, serta menumbuhkan optimisme terhadap masa depan Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan KH Hambali dalam kegiatan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan pawai 1.000 obor yang digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam di Desa Sukajadi, Bekasi, Senin (15/6/2026).

Menurut KH Hambali, peringatan 1 Muharram tidak hanya menjadi momentum refleksi spiritual bagi umat Islam untuk menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga kesempatan memperkuat semangat kebangsaan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.

“Momentum 1 Muharram bukan hanya mengingatkan kita untuk berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik, tetapi juga mengajak seluruh anak bangsa berhijrah menuju Indonesia yang semakin kuat, bersatu, dan maju,” ujar KH Hambali.

Ia menilai, di tengah derasnya arus informasi dan dinamika sosial yang berkembang, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi berbagai isu yang beredar di ruang publik. Menurutnya, penyebaran hoaks, fitnah, maupun informasi provokatif dapat mengganggu harmoni sosial apabila tidak disikapi secara kritis dan bertanggung jawab.

“Indonesia adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar atau narasi yang dapat memecah belah persaudaraan. Perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun bangsa, bukan alasan untuk saling bermusuhan,” katanya.

KH Hambali menegaskan bahwa menjaga persatuan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga generasi muda.

Ia juga mengajak masyarakat mendukung berbagai upaya pembangunan nasional yang dilakukan pemerintah sebagai bagian dari ikhtiar bersama mewujudkan Indonesia yang lebih kuat, mandiri, dan berdaulat.

“Kita harus meyakini bahwa berbagai upaya yang dilakukan para pemimpin negeri, khususnya pemerintah, bertujuan untuk kebaikan bersama. Karena itu, kita perlu mendukung pembangunan nasional demi terwujudnya Indonesia yang semakin maju,” jelasnya.

Meski demikian, KH Hambali menegaskan bahwa dukungan terhadap pemerintah tidak berarti menutup ruang kritik. Menurutnya, kritik yang konstruktif tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan demokrasi.

“Kritik yang disampaikan secara objektif dan bertanggung jawab tentu diperlukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat. Namun, fitnah, hoaks, dan narasi kebencian yang berpotensi merusak persatuan bangsa harus ditolak bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, KH Hambali berharap semangat hijrah dalam peringatan Tahun Baru Islam dapat menjadi energi positif bagi masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta kecintaan terhadap tanah air.

Melalui doa bersama dan pawai 1.000 obor tersebut, masyarakat diajak menyalakan cahaya harapan sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan bangsa.

“Semoga 1 Muharram menjadi momentum mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan, dan membangun optimisme bersama. Dengan doa, kebersamaan, serta kerja kolektif seluruh elemen bangsa, kita yakin Indonesia akan semakin maju, damai, dan bermartabat,” tutup KH Hambali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *