Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
banner 728x250
Berita

Jelang Pilkades Semoyang, Fikiy Ajak Warga Gunakan Hak Pilih dengan Bijak dan Bertanggung Jawab

34
×

Jelang Pilkades Semoyang, Fikiy Ajak Warga Gunakan Hak Pilih dengan Bijak dan Bertanggung Jawab

Sebarkan artikel ini

Suarapemuda.id, LOMBOK TENGAH — Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Semoyang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026. Pesta demokrasi tingkat desa ini akan mempertemukan tiga calon kepala desa yang siap berkompetisi untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat dalam memimpin Desa Semoyang ke depan.Selasa ( 27/9/2026).

Ketiga calon tersebut yakni Ruslan, S.P. sebagai calon nomor urut 1, Zulkarnaen, M.Pd. sebagai calon nomor urut 2, dan Nurham sebagai calon nomor urut 3. Ketiganya menjadi pilihan bagi masyarakat Desa Semoyang dalam menentukan arah kepemimpinan dan pembangunan desa untuk periode mendatang.

Menjelang pelaksanaan pemungutan suara, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif dengan menggunakan hak pilih secara bijak serta tetap menjaga keamanan, ketertiban, dan keharmonisan di lingkungan desa.

Fikiy, mahasiswa Universitas Nusa Mandiri sekaligus salah satu warga Batu Galang, Desa Semoyang, menyampaikan bahwa Pilkades merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan masa depan desa melalui proses demokrasi yang sehat dan bermartabat.

“Pilkades ini bukan sekadar tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi tentang bagaimana kita bersama-sama menentukan masa depan Desa Semoyang. Saya berharap masyarakat dapat memilih berdasarkan hati nurani,integritas, serta visi dan misi setiap calon,” ujar Fikiy.

Menurutnya, perbedaan pilihan dalam kontestasi politik merupakan hal yang wajar. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya merusak hubungan kekeluargaan, persaudaraan, maupun solidaritas masyarakat yang selama ini telah terbangun.

“Ketiga calon, baik nomor urut 1 Ruslan, S.P., nomor urut 2 Zulkarnaen, M.Pd., maupun nomor urut 3 Nurham, tentu memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana proses demokrasi ini berjalan dengan baik, tanpa perpecahan dan konflik di tengah masyarakat,” tambahnya.

Fikiy juga berharap seluruh pendukung masing-masing calon dapat menjaga sikap dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan perselisihan. Menurutnya, masyarakat Desa Semoyang perlu mengedepankan kedewasaan politik demi terciptanya Pilkades yang aman, damai, dan kondusif.

Lebih lanjut, ia berharap kepala desa terpilih nantinya mampu menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan transparansi, serta terbuka terhadap kritik dan aspirasi warga. Kepemimpinan desa juga diharapkan mampu mendorong pembangunan yang merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Siapa pun yang nantinya terpilih, itulah pilihan masyarakat yang harus kita hormati. Setelah Pilkades selesai, mari kita kembali bersatu, bergotong royong, dan bersama-sama membangun Desa Semoyang agar semakin maju dan sejahtera,” tutupnya.

Pilkades Semoyang pada 29 Oktober 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat demokrasi di tingkat desa. Partisipasi masyarakat, sikap saling menghormati, serta komitmen menjaga persatuan menjadi kunci penting agar pelaksanaan pemilihan dapat berlangsung dengan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mampu mengemban amanah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *