Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
banner 728x250
Berita

Tasyakkuran Penamatan Darul Mujahidin As-Syafi’i 2026, TGH. Mujahidin: Jangan Hanya Pintar, Tapi Berkarakter

29
×

Tasyakkuran Penamatan Darul Mujahidin As-Syafi’i 2026, TGH. Mujahidin: Jangan Hanya Pintar, Tapi Berkarakter

Sebarkan artikel ini
Yayasan Pondok Pesantren Darul Mujahidin As-Syafi’i NWDI Semoyang
Yayasan Pondok Pesantren Darul Mujahidin As-Syafi’i NWDI Semoyang

Lombok Tengah – Yayasan Pondok Pesantren Darul Mujahidin As-Syafi’i NWDI Semoyang menggelar kegiatan Tasyakkuran Penamatan Santri Kelas Akhir sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya proses pendidikan para santri kelas akhir tahun ajaran 2025/2026, Senin (25/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung pada 25 Mei 2026 M bertepatan dengan 8 Dzulhijjah 1447 H ini menjadi momentum penuh kebahagiaan sekaligus haru bagi seluruh keluarga besar pondok pesantren. Acara ini tidak hanya menjadi simbol kelulusan, tetapi juga peneguhan nilai-nilai keilmuan, akhlak, dan pengabdian yang telah ditanamkan selama masa pendidikan di pesantren.

Tasyakkuran penamatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai tokoh, wali santri, masyarakat sekitar, serta tamu dari luar negeri, yakni Mrs. Irine asal Spanyol, yang turut menyaksikan secara langsung suasana kebersamaan dan kekhidmatan acara di lingkungan Pondok Pesantren Darul Mujahidin As-Syafi’i NWDI Semoyang.

Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Darul Mujahidin As-Syafi’i NWDI Semoyang, TGH. Mujahidin, M.Ag., dalam sambutannya menyampaikan pesan penuh makna kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan pendidikan mereka.

Beliau menegaskan pentingnya ilmu pengetahuan yang dibarengi dengan akhlak mulia serta menjaga nilai-nilai kebaikan yang telah ditanamkan selama menimba pendidikan di lingkungan pesantren.

“Di zaman yang serba cepat ini, ilmu tanpa akhlak hanya akan kehilangan arah. Teknologi boleh maju, tapi tanpa sikap yang baik, semuanya jadi hampa,” ujar beliau.

Lebih lanjut, TGH. Mujahidin, M.Ag. menekankan bahwa akhlak merupakan cerminan diri seseorang sekaligus penentu bagaimana seseorang dihargai di tengah masyarakat.

“Akhlak adalah cerminan diri, penentu dihargai atau tidaknya seseorang. Jangan hanya jadi pintar, tapi jadilah juga berkarakter. Karena pada akhirnya, yang dikenang bukan hanya apa yang kita tahu, tapi bagaimana kita bersikap,” tambahnya.

Momentum tasyakkuran penamatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk melanjutkan perjalanan pendidikan maupun pengabdian di tengah masyarakat. Para santri diharapkan mampu membawa nama baik almamater, menjaga marwah pesantren, serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh untuk kemaslahatan umat.

Rangkaian acara tasyakkuran turut diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan pimpinan pondok, prosesi penamatan santri kelas akhir, doa bersama, hingga berbagai penampilan kreasi santri sebagai bentuk apresiasi atas perjalanan pendidikan mereka.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Yayasan Pondok Pesantren Darul Mujahidin As-Syafi’i NWDI Semoyang berharap lahir generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlakul karimah, semangat pengabdian, serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Selamat dan sukses kepada seluruh santri kelas akhir. Jadilah generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, serta masyarakat.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *