Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
banner 728x250
BeritaOlahraga

Kemenpora Tanamkan Tiga Nilai Karakter Pemuda melalui Wirasena Youth Camp 2026

10
×

Kemenpora Tanamkan Tiga Nilai Karakter Pemuda melalui Wirasena Youth Camp 2026

Sebarkan artikel ini

Suarapemuda.id, JAKARTA — Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI terus mendorong penguatan karakter generasi muda melalui program Wirasena Youth Camp 2026. Pada sesi kedua kegiatan yang berlangsung di Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2026), peserta diperkenalkan pada tiga nilai utama, yakni Patriotik, Gigih, dan Berempati (PGB).

Ketiga nilai tersebut menjadi fondasi pembelajaran dalam program tersebut. Peserta diharapkan tidak hanya memahami nilai-nilai itu secara konseptual, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari serta dalam upaya menciptakan perubahan positif di lingkungan masing-masing.

Fasilitator sesi kedua, Valentino Dinatra Soplantila, atau yang akrab disapa Vano, menjelaskan bahwa PGB merupakan inti dari rangkaian pembelajaran Wirasena Youth Camp 2026. Nilai-nilai tersebut akan terus diperdalam dalam sesi selanjutnya untuk membantu peserta membangun karakter yang kuat.

“Nilai patriotik, nilai gigih, dan nilai berempati itu menjadi inti dari seluruh sesi di Wirasena Youth Camp. Harapannya, nilai-nilai ini benar-benar dimiliki oleh setiap peserta dan dikembangkan lebih dalam melalui sesi-sesi selanjutnya,” ujar Valentino, yang akrab disapa Vano.

Menurut Vano, nilai patriotik mengajarkan pemuda untuk memiliki kecintaan terhadap bangsa dan tanah air serta memahami bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah kecil. Setiap tindakan positif yang dilakukan secara konsisten dinilai dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Nilai gigih, lanjutnya, berkaitan dengan kemampuan menghadapi tantangan, membangun inisiatif, dan berani mengambil langkah untuk memulai perubahan. Pemuda diharapkan memiliki ketangguhan dalam menghadapi persoalan serta mampu mengembangkan solusi tanpa selalu bergantung pada bantuan pihak lain.

Sementara itu, nilai berempati mendorong peserta untuk meningkatkan kepedulian terhadap orang lain, memahami perbedaan sudut pandang, dan membangun hubungan sosial yang lebih baik. Ketiga nilai tersebut saling melengkapi dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan mampu berkontribusi bagi lingkungan sekitarnya.

Untuk memperkuat pemahaman peserta, sesi pembelajaran dilaksanakan melalui metode partisipatif yang melibatkan tugas individu dan kelompok. Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk berinteraksi, bertukar gagasan, serta belajar dari perbedaan karakter dan pengalaman.

Vano berharap, pengenalan nilai PGB dapat membantu peserta menjadikan ketiga prinsip tersebut sebagai pedoman selama mengikuti program. Peserta juga diharapkan mampu melakukan refleksi diri untuk mengetahui karakter yang sudah berkembang maupun aspek yang masih perlu diperbaiki.

“Harapannya, nilai PGB ini menjadi kompas moral bagi peserta dalam mengikuti sesi-sesi selanjutnya. Mereka bisa melihat setiap materi dari sudut pandang nilai-nilai tersebut dan menentukan nilai mana yang ingin dikembangkan dalam diri masing-masing,” jelasnya.

Melalui Wirasena Youth Camp 2026, Kemenpora diharapkan dapat memperkuat upaya pembangunan kepemudaan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas, tetapi juga pembentukan karakter. Dengan bekal nilai Patriotik, Gigih, dan Berempati, generasi muda diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan yang tangguh, peduli, dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *