Suarapemuda.id, JAKARTA — Seleksi terbuka jabatan Direktur Pengelola Aset dan Usaha Keolahragaan Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menarik minat puluhan profesional dari berbagai sektor.
Sebanyak 67 pendaftar tercatat mengikuti seleksi yang dibuka pada 22–29 September 2026. Para peserta memiliki pengalaman profesional di sejumlah bidang, antara lain perbankan, properti, kesehatan, perguruan tinggi, pertambangan, hukum, media dan telekomunikasi, industri olahraga, hingga kementerian dan lembaga.
Dari jumlah tersebut, sembilan pendaftar diketahui saat ini menjabat sebagai Direktur di perusahaan tempat mereka bekerja. Kondisi tersebut menunjukkan adanya peserta yang telah memiliki pengalaman dalam kepemimpinan serta pengambilan keputusan.
Direktur Utama LPUK, Muhammad Oktaviandi, mengatakan keberagaman latar belakang para pendaftar menjadi gambaran positif atas tingginya minat profesional dari berbagai sektor untuk ikut berkontribusi terhadap kemajuan olahraga.
“Keberagaman latar belakang dan pengalaman para pendaftar menjadi hal yang positif bagi LPUK. Selanjutnya, seluruh kandidat akan mengikuti tahapan seleksi secara terbuka dan objektif untuk memastikan proses ini dapat menjaring figur yang memiliki kapasitas manajerial, integritas, dan kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan LPUK,” ujar Direktur Utama LPUK.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir juga menyambut positif antusiasme para profesional tersebut.
Ia menilai pengelolaan aset dan pengembangan usaha keolahragaan membutuhkan sosok dengan kepemimpinan profesional serta kemampuan mengembangkan potensi aset secara produktif dan berkelanjutan.
“Kita ingin proses seleksi ini berjalan secara terbuka, profesional, dan berbasis kompetensi. Dengan proses yang baik dan transparan, kita berharap dapat memperoleh sosok yang memiliki kompetensi, integritas, serta kemampuan untuk membawa pengelolaan aset dan usaha keolahragaan LPUK semakin profesional dan memberikan nilai tambah bagi ekosistem olahraga Indonesia,” ujar Menpora Erick.
Setelah pendaftaran ditutup, proses seleksi dilanjutkan sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Pengumuman hasil seleksi administrasi dilakukan pada 30 September 2026 melalui laman resmi Kemenpora.
Laman Resmi Pengumuman Kemenpora
Peserta yang lolos seleksi administrasi selanjutnya mengikuti Seleksi Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosial Kultural pada 1–2 Oktober 2026. Tahapan berikutnya berupa presentasi dan wawancara pada 5 Oktober 2026.
Pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 7 Oktober 2026 dan akan disampaikan melalui laman resmi Kemenpora.
Laman Resmi Pengumuman Kemenpora
Seluruh rangkaian seleksi tersebut dilakukan untuk mendapatkan figur terbaik yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam memperkuat tata kelola, mengembangkan usaha, serta mengoptimalkan aset keolahragaan melalui LPUK.













