Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
banner 728x250
Berita

Indonesia Youth Summit 2026, Menpora Erick Dorong Pemuda Berkontribusi bagi Masa Depan Bangsa

15
×

Indonesia Youth Summit 2026, Menpora Erick Dorong Pemuda Berkontribusi bagi Masa Depan Bangsa

Sebarkan artikel ini

Suarapemuda.id, Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendorong generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam membangun masa depan Indonesia. Menurutnya, pemuda perlu hadir sebagai bagian dari solusi dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, perkembangan teknologi, hingga dinamika global.

Pesan tersebut disampaikan Erick saat membuka Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (29/10/2026) malam.

Erick menilai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks. Persoalan pengangguran, akses pendidikan, dan kesehatan mental menjadi perhatian bersama. Di sisi lain, perkembangan geopolitik dan digitalisasi juga memunculkan persoalan baru, termasuk penyebaran misinformasi dan disinformasi.

“Tentu ini menjadi tantangan kita bersama. Ketika kita bicara geopolitik, dan jangan lupa digitalisasi. Kalau kita lihat sekarang misinformasi dan disinformasi risiko global hari ini menjadi realita. Kita tidak bicara yang namanya anti daripada kritik, tetapi disinformasi, misinformasi, ini menjadi suatu belenggu yang bisa justru mendorong bukan menjadi hal solusi yang kita harapkan. Dan ini fakta di dunia,” kata Menpora Erick.

Karena itu, Erick menegaskan pentingnya menyediakan ruang bagi generasi muda untuk menyampaikan aspirasi dan gagasan. Melalui IYS 2026, pemerintah ingin mendengarkan suara anak muda sekaligus membangun fondasi bersama untuk menjawab kebutuhan generasi mendatang.

“Jadi tantangan kita semua adalah mendengar suara kalian, suara anak muda, suara anak muda seutuhnya. Ini yang saya rasa kenapa kita hadir di sini di IYS, kita ingin mencoba bagaimana kita sama-sama membangun fondasi untuk kita semua,” tambah Menpora Erick.

Selain mendorong partisipasi pemuda, Erick mengingatkan pentingnya empati dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak generasi muda untuk membangun kepedulian terhadap lingkungan, orang tua, dan tetangga sebagai bagian dari gerakan sosial yang membawa dampak positif.

Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak terlepas dari dukungan dan kontribusi orang lain. Oleh sebab itu, anak muda perlu membangun semangat kebersamaan dan tidak hanya berorientasi pada kepentingan pribadi.

“Ini harus menjadi bagian kita, tidak bisa menjadi manusia yang berdiri sendiri. Tidak ada manusia sukses karena diri dia sendiri,” kata Menpora Erick.

Erick juga berharap kementerian dan berbagai pihak terkait dapat menjadi ruang kolaborasi dalam mendukung pengembangan generasi muda. Ia menegaskan bahwa pemuda memiliki posisi penting dalam menentukan arah pembangunan dan masa depan Indonesia.

“Dan tentu saya berharap, ya, banyak kementerian ini menjadi melting pot, menjadi sebuah kebersamaan untuk memberikan masa depan kalian. Kalian adalah masa depan Indonesia. Kalian harus menjadi bagian dari masa depan itu,” pungkasnya.

Melalui Indonesia Youth Summit 2026, diharapkan terbangun kolaborasi yang lebih kuat antara generasi muda dan berbagai pemangku kepentingan, sehingga gagasan serta aspirasi pemuda dapat berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *